top of page

Waskita Pastikan Tol Cibitung-Cilincing Beroperasi Tahun Depan



PT Waskita Toll Road (WTR) berhasil meraup dana besar senilai Rp 5 triliun yang didapat melalui penerbitan Reksa Dana Penyertaan Tetap (RDPT) Ekuitas Danareksa Infrastruktur Tol Trans Jawa yang ditandatangani bersama para investor di Hotel Dharmawangsa Jakarta, Selasa (10/4/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Toll Road (WTR) berusaha untuk tetap fokus dalam membangun jalan tol di luar Trans Jawa. Salah satunya adalah Ruas Cibitung-Cilincing.

Direktur Utama WTR Herwidiakto memastikan, proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing terus dikerjakan pihaknya kendati progresnya berjalan lambat.

"Kita berusaha keras mempercepat proses pembebasan lahan yang sudah sekitar 40 persen, tetapi progres konstruksinya masih 7 sampai 8 persen," jelas Herwidiakto kepada awak media di Hotel Dharmawangsa Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Progres konstruksinya yang lambat diakui Herwidiakto karena pihaknya baru bisa membangun per titik sesuai dengan lahan yang sudah dibebaskan.

Kendati demikian, dia memastikan kalau Jalan Tol Cibitung-Cilincing bakal rampung pada 2019 mendatang.

"Jadi untuk sekarang ini fokusnya itu di jalan layang dari Cibitung ke arah Cilincing dibangun dahulu interchange-nya karena relatif lahannya sudah bebas dan milik Jasa Marga. Untuk tahun ini belum ada target operasi," papar Herwidiakto.

Jalan Tol Cibitung-Cilincing dibangun sepanjang 34 kilometer dengan nilai investasi mencapai Rp 4,22 triliun.

Jalan tol ini terdiri atas empat seksi, yakni Seksi 1 Cibitung-Telagaasih sepanjang 2,96 kilometer, Seksi 2 Telagaasih-Tembelang dengan panjang 9,41 kilometer, Seksi 3 dari Tembelang-Mekarjaya sepanjang 13,09 kilometer, dan Seksi 4 Mekarjaya-Cilincing sepanjang 8,56 kilometer.

Keberadaan jalan tol ini diharapkan dapat mengurangi beban angkutan barang dan kendaraan di ruas jalan tol Jakarta–Cikampek yang melintasi kawasan Cawang.

Penulis : Ridwan Aji Pitoko Editor : Bambang Priyo Jatmiko

Sumber: Kompas.com

Comments


bottom of page